Quote

KLUNGKUNG, POS BALI – Sebanyak 5.000 lebih PNS di Pemkab Klungkung diinformasikan telah berlomba-lomba mendaftarkan diri melakukan PUPNS (Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil) yang berada di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kalau tidak mendaftar, maka ada tiga sanksi yang akan diterima oleh PNS tersebut, seperti berhenti atau pensiun menjadi PNS, tidak mendapatkan pelayanan kepegawaian, dan tidak tercatat dalam database Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasional dari BKN,” demikian Kepala BKD Klungkung, Komang Susana, Senin (7/9) saat ditemui di ruang kerjanya.

Susana lebih lanjut menerangkan, ada beberapa kendala yang dialami oleh PNS di Klungkung untuk mendaftarkan diri ke PUPNS, seperti tidak bisa mengoperasikan komputer hingga bermasalah di akses internet untuk melakukan register.

“Kami sudah panggil dan melakukan pelatihan teknis ke setiap perwakilan SKPD agar bisa mengoperasikan serta membantu teman di SKPD-nya apabila tidak paham menggunakan teknologi komputer hingga tidak paham melakukan register ke BKN melalui internet,” ujarnya seraya menyatakan PNS di Klungkung yang sudah melakukan pendaftaran berjumlah 4.000 orang atau sekitar 80 persen, dan pendaftaran ini akan ditutup pada 31 Desember 2015 mendatang.

Dalam PUPNS tersebut, ada beberapa cakupan data yang harus dilaporkan oleh masingmasing PNS, seperti data pokok kepegawaian, data riwayat kepangkatan, riwayat pendidikan atau pelatihan, jabatan, riwayat keluarga dan data lainnya yang mencakup BPJS, Bapertarum, hingga KPE. 022

Lima Ribu PNS Berlomba Daftar PUPNS

Comments are closed.