Standard

JpegSemarapura, Bali Tribune

Kabupaten Klungkung menggencarkan branding sektor kepariwisataan untuk menarik investor. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, yang ditemui selepas penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama dengan beberapa media, Selasa (24/03/2015), mengatakan, Klungkung siap menerima investor yang datang. Bahkan, telah menyiapkan Perda yang mengatur tentang hal itu.

Apa yang diungkapkan Bupati itu, sejalan dengan rencana pengembangan Klungkung sebagai daerah tujuan wisata alternatif di samping wilayah Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan (Sarbagita). Upaya membangun branding yang dilakukan Pemkab Klungkung di antaranya dengan mengadakan Festival Semarapura (April mendatang), Festival Nusa Penida, dan promosi ke luar daerah, bekerja sama dengan pihak travel.

Berbagai upaya untuk meningkatkan investasi di bidang kepariwisataan ini dilakukan dengan mengedepankan value of tourism dan value of destination. Dengan berkembangnya pariwisata Klungkung, diharapkan terjadi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Ini bukan berarti kami menjual Klunkung melalui pariwisata. Kami hanya mengelolanya. Ini harus dipahami masyarakat karena bisa saja suara-suara miring muncul atas kebijakan ini,” ujarnya.

Untuk mendukung program ini, Pemkab Klungkung juga menyiapkan sumber daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor pariwisata juga tengah dikerjakan. Bahkan jika nanti dermaga di Klungkung rampung, pengelolaannya akan di tawarkan pada pihak kedua atau swasta. Hal ini i terkait dengan biaya perawatan yang cukup tinggi, dan pemerintah hanya mengurus regulasi saja. Langkah ini diambil Bupati Suwirta, untuk mengejar ketertinggalan, dan mensejajarkan Klungkung dengan kabupaten lainnya. Tentunya ini menjadi pekerjaan semua pihak untuk merealisasikan

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.