Bupati Suwirta Tantang Calon Dirut PDAM Berani Berinvestasi

Standard

Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya memperlancar dan meningkatkan produksi air guna didistribusikan kepada warganya terutama diwilayah Nusa Penida yang notabene daerah yang paling sering mengalami kesulitan air untuk kebutuhan sehari – hari. Jumat (8/12) Bupati suwirta didampingi Camat Nusa Penida dan Kabag HUMAS dan Protokol Wayan Parna meninjau mesin pompa dan inverter yang berada di Desa Sakti, Nusa Penida.
Bupati serta rombongan diterima Kepala Unit PDAM Nusa Penida I Ketut Narsa langsung meninjau instalasi mesin pompa. Ketut Narsa menyampaikan kepada Bupati bahwa pemasangan inverter baru sedang dikerjakan guna mengoperasikan dua buah pompa sekaligus. “ Dengan pemasangan inverter baru ini akan dapat meningkatkan jumlah air yang distribusikan kepada warga, karena dengan inverter ini dua buah pompa akan bisa dioperasikan secara bersama-sama.” Ujar I ketut Narsa.
Saat ini PDAM Unit Penida di Desa Sakti mendistribusikan air untuk enam desa dengan jumlah pelanggan sebanyak 2560. Disaat musim kemarau panjang kemarin PDAM mengalami kesulitan pendistribusian karena hanya satu pompa yang beroperasi, maka dengan pemasangan inverter ini akan meningkatkan pendistribusian air kepada warga. Ketut Narsa juga berharap bantuan kepada Pemkab Klungkung dalam peremajaan instalasi-instalasi pompa dan jaringan-jaringan pipa.
Bupati Suwirta dalam pernyataannya akan menantang Dirut PDAM yang terpilih nanti untuk berani berinvertasi dan berhutang demi peningkatan kwalitas pelayanan kepada para pelanggan. “ Sebagai sebuah perusahaan yang berorintasi untung mendapat keuntungan, saya akan menantang siapapun yang terpilih sebagai Dirut baru PDAM untuk berani berinvestasi, berani berhutang guna peningkatan kwalitas pelayanan dan produksinya .” ujar Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta yang sempat meninjau kolam penampungan sumber mata air dekat pantai Penida atau pantai Crystal Bay, juga sangat menyayangkan banyaknya air yang terbuang kelaut, padahal air tersebut sangat berguna disaat musim kemarau panjang. “ Ini harus dipikirkan ulang bagaimana mengatasi jumlah air yang banyak terbuang kelaut dengan sia-sia.” Ujar Bupati asal Ceningan ini. Selain itu Bupati berharap supaya air yang didistribusikan kepada pelanggan supaya diolah lebih dulu. Selain mamantau kolam penampungan sumber mata air Penida,  Bupati juga meninjau bak-bak penampungan air disekitar Desa Sakti yang kondisinya perlu peremajaan.(hmsklk)

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.