Bupati Suwirta Kembali Tinjau Ketertiban Pasar Galiran

Standard

Mendengar kondisi pasar Galiran yang kembali sembraut, pagi jam 07.00 Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali turun untuk meninjau langsung ketertiban umum para pedagang (5/9). Dalam peninjauan didapat di areal sayap barat pasar masih banyak para pedagang yang belum teratur dalam menaruh barang dagangan mereka. Barang dagangan yang tidak teratur tersebut dianggap pelanggaran ketertiban umum karena melebar dan menghalangi akses jalan di pasar. Peninjauan dilanjutkan ke dalam pasar, ternyata didapat kondisi yang sama, para pedagang didalam menaruh barang dagangannya sampai memenuhi badan/akses jalan atau lorong di dalam pasar. Peninjauan Bupati Suwirta didampingi oleh Kadisperindagkop Komang Darma Suyasa, Kepala UPT Pasar Klungkung Komang Widyasa Putra.
Melihat barang dagangan yang menghalangi akses jalan tersebut, Bupati Suwirta tidak segan untuk langsung mendatangi dan memberikan himbauan kepada para pedagang yang bersangkutan agar turut serta mentaati ketertiban yang ada. Himbauan tersebut ditanggapi dengan serius oleh para pedagang dan mereka akan berusaha mengukuti himbauan Bupati yang selama ini dirasakan mengganggu ketertiban umum khususnya aktivitas di pasar. Selain permasalahan ketertiban dari para pedagang, Bupati juga menyoroti soal kebersihan pasar. Hal yang ditemukan Bupati ternyata saluran air yang ada di Pasar masih tersumbat terutama lokasi pasar hewan ternak yang berakibat kotoran dari ternak tersebut tidak bisa ngalir ke pembuangan, sehingga kotoran tersebut mengendap dan membuat kondisi pasar tersebut menjadi bau.
Melihat kondisi tersebut, Bupati mengintruksikan kepada Kadisperindagkop untuk memperbaiki saluran air dan got pembuangan pada anggaran perubahan mendatang. Terkait dengan pelanggaran ketertiban umum dari para pedagang, Bupati Suwirta menghimbau selain melakukan penertiban secara rutin, kepada pegawai UPT pasar harus dapat memberikan pendidikan mental dan budaya untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban umum untuk para pedagang. Karena ditengarai, kondisi aktivitas di pasar ini sudah merupakan budaya dari dulu. Bupati Suwirta juga memberikan intruksi agar setiap sudut tempat yang terjadi pelanggaran ketertiban umum agar diberikan rambu larangan, dengan tujuan untuk tidak ada pelanggaran yang sama terjadi ditempat tersebut.(hms klk)

Mendengar kondisi pasar Galiran yang kembali sembraut, pagi jam 07.00 Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali turun untuk meninjau langsung ketertiban umum para pedagang (5/9). Dalam peninjauan didapat di areal sayap barat pasar masih banyak para pedagang yang belum teratur dalam menaruh barang dagangan mereka. Barang dagangan yang tidak teratur tersebut dianggap pelanggaran ketertiban umum karena melebar dan menghalangi akses jalan di pasar. Peninjauan dilanjutkan ke dalam pasar, ternyata didapat kondisi yang sama, para pedagang didalam menaruh barang dagangannya sampai memenuhi badan/akses jalan atau lorong di dalam pasar. Peninjauan Bupati Suwirta didampingi oleh Kadisperindagkop Komang Darma Suyasa, Kepala UPT Pasar Klungkung Komang Widyasa Putra.

Melihat barang dagangan yang menghalangi akses jalan tersebut, Bupati Suwirta tidak segan untuk langsung mendatangi dan memberikan himbauan kepada para pedagang yang bersangkutan agar turut serta mentaati ketertiban yang ada. Himbauan tersebut ditanggapi dengan serius oleh para pedagang dan mereka akan berusaha mengukuti himbauan Bupati yang selama ini dirasakan mengganggu ketertiban umum khususnya aktivitas di pasar. Selain permasalahan ketertiban dari para pedagang, Bupati juga menyoroti soal kebersihan pasar. Hal yang ditemukan Bupati ternyata saluran air yang ada di Pasar masih tersumbat terutama lokasi pasar hewan ternak yang berakibat kotoran dari ternak tersebut tidak bisa ngalir ke pembuangan, sehingga kotoran tersebut mengendap dan membuat kondisi pasar tersebut menjadi bau.
Melihat kondisi tersebut, Bupati mengintruksikan kepada Kadisperindagkop untuk memperbaiki saluran air dan got pembuangan pada anggaran perubahan mendatang. Terkait dengan pelanggaran ketertiban umum dari para pedagang, Bupati Suwirta menghimbau selain melakukan penertiban secara rutin, kepada pegawai UPT pasar harus dapat memberikan pendidikan mental dan budaya untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban umum untuk para pedagang. Karena ditengarai, kondisi aktivitas di pasar ini sudah merupakan budaya dari dulu. Bupati Suwirta juga memberikan intruksi agar setiap sudut tempat yang terjadi pelanggaran ketertiban umum agar diberikan rambu larangan, dengan tujuan untuk tidak ada pelanggaran yang sama terjadi ditempat tersebut.(hms klk)

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.