Angin Kencang, Pohon Timpa “Merajan”

Standard

pohon-timpa-merajanSULUHBALI.CO, Denpasar – Memiliki pohon besar tak selamanya menguntungkan. Hal tersebut dirasakan Desak Made Rai (48) asal Sanding, Tampaksiring yang merajan rumahnya hancur tertimpa pohon besar saat terjadi hujan yang disertai angin kencang, Rabu (19/3).

Kejadian berkisar sekitar pukul 03.30 sore. Hembusan angin kencang tersebut telah menghancurkan seluruh pelinggih yang ada di merajan rumah wanita yang tinggal hanya dengan 3 orang anaknya tersebut.

Desak Made mengaku saat terjadi musibah tersebut dirinya beserta keluarga penghuni rumah sedang tidak ada dirumah. “Saya sekeluarga sedang tidak ada di rumah, anak-anak saya sedang bermain kerumah temannya dan saya berada dirumah tetangga setelah kembali ke rumah, saya sangat terkejut melihat tetangga saya sudah pada berjerit ditambah lagi kondisi merajan saya seperti itu, sungguh saya tak bisa berkata apa-apa lagi,” kata Ibu 3 anak ini dengan nada rendah dan berlinang air mata.

Tak lama setelah kejadian tersebut terjadi, pihak kepolisian beserta aparat Desa berdatangan guna untuk mengecek lokasi kejadian. Disusul dengan datangnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar guna untuk mengangkat pohon besar tersebut.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena saat pohon tumbang tak ada penghuni rumah yang tinggal dirumah, namun besar kerugian yang ditafsirkan mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Karena tak hanya merajan yang tertimpa, separuh rumah “Bale Daje” juga terkena hibasan pohon besar tersebut. (SB-Lik)

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.