Tim Yustisi Tertibkan Baliho yang Melanggar

Standard

Terkait dengan banyaknya pelanggaran kampanye untuk Caleg dari Partai Politik, Tim Yustisi bersama dari Tim Panwaslu dan KPU menggelar sidak yustisi untuk mencopot Baliho serta spanduk yang mencemari zona larangan (24/2) senin kemarin. Zona larangan yang dimaksud antara lain taman kota, tempat Purbakala, tempat suci serta menganggu fasilitas umum seperti tiang listrik, tiang telp dan jembatan.
Penertiban yang dilakukan dimulai dari pasar Satria, dilanjutkan ke Paksebali, Sampalan, dan yang terakhir di daerah Gunaksa. Dari penjelasan Kasatpol. PP Nyoman Sucitra yang memimpin langsung penertiban Baliho ini mengatakan bahwa adanya pelanggaran Baliho ini merupakan rekomendasi dari Panwaslu. Pelanggaran tentang Baliho Kampanye Caleg ini didasarkan atas PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) No. 15 Tahun 2013.
Nyoman Sucitra juga menyampaikan bahwa yang menentukan zona mana yang boleh dan tidak boleh dipasang Baliho tersebut adalah rekomendasi dan ijin dari Perbekel masing-masing daerah, yang tentunya harus ada koordinasi kepada Tim Yustisi dan Panwaslu. Dalam wawancarany, Kasatpol.
PP menghimbau baik dari Caleg ataupun Partai Politik agar mengikuti peraturan atau kesepakatan terhadap zona/area mana yang boleh dan tidak boleh digunakan untuk kampanye dalam bentuk baliho ataupun spanduk. (humas klk)

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.