Bupati Suwirta Pantau Ujian Pemantapan

Standard

 

Pelaksanaan ujian pemantapan Tahun Ajaran 2013/2014 tingkat SMP di Kabupaten Klungkung dimulai serentak, Senin (24/2) kemarin. Pelaksanaan pemantapan ujian nasional hari pertama ini dipantau langsung Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta didampingi Kadisdikpora, Nyoman Mudarta, Kabag Humas dan Protokol, beserta tim monitoring lainnya.
sebagai tahap awal, Bupati Suwirta memonitor jalannya pemantapan di SMP 2 Dawan. Disekolah dengan jumlah peserta sebanyak 165 siswa yang terbagi dalam 9 ruangan, Bupati memantau jalannya pemantapan dari luar kelas, supaya tidak mengganggu konsentrasi siswa dalam mengerjakan soal-soal ujian serta menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan ujian pemantapan dimaksud. Monitoring dilanjutkan menuju SMP 3 Dawan dengan jumlah peserta ujian sebanyak 102 siswa yang dibagi menjadi 6 ruangan. Dari monitoring di kedua sekolah ini suasana ujian berjalan tertib dan lancar.
Kadisdikpora Klungkung, Nyoman Mudarta mengatakan, ujian pemantapan tahun ajaran 2013/2014 di Kabupaten Klungkung diikuti total sebanyak 2889 peserta ujian, dengan jumlah ruang kelas sebanyak 158 ruangan serta 463 tenaga pengawas. Pelaksanaan ujian pemantapan tahun ajaran 2013/2014 tingkat SMP ini dilangsungkan  selama empat hari dimulai dari tanggal 24-27 Februari ini, Dengan mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan hari terakhir mata pelajaranIPA.
Sementara dari hasil pantauan di lapangan yang dilaksanakan, Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta menyatakan situasi berjalan kondusif, para siswa sudah mampu menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi ujian ini dan para pengawas sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Dengan pemantapan ini, Bupati mengharapkan anak didik akan siap mengikuti ujian nasional, sehingga nantinya tidak ada lagi siswa yang merasa berat dalam menghadapi ujian.
Disamping memantau ujian, Bupati Suwirta juga bertatap muka dengan para guru, dalam hal ini ada beberapa aspirasi yang diungkapkan para gurusetempat salah satunya dari Kepala Sekolah SMP 2 Dawan I Ketut Landep Widia Asmara karena kurangnya ruang kelas yang ada di SMP 2 Dawan .
Terkait hal ini Bupati akan menindaklanjuti segera atas kekurangan ruang kelas ini dan menginstruksikan kepada kepala sekolah setempat dan Kadisdik  agar segala situasi yang terjadi di sekolah benar-benar didata guna mendapatkan situasi sesungguhnya dilapangan agar pemerintah segera bisa memberikan tindak lanjut. (humas klk)

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.