Petugas Parkir Bodong di Klungkung

Standard

Semarapura (Bali Post) –

Di Kabupaten Klungkung ternyata ada beberapa petugas parkir bodong. Hal itu dikeluhkan masyarakat terutama arah aliran dana atas pungutan dari petugas parkir tersebut. ”Saya sudah mendengar hal itu (adanya petugas parkir bodong). Saya menerima pengaduan dari masyarakat,” ujar Bupati Klungkung Wayan Candra melalui pesan singkat, Minggu (2/10) petang. Menurut Candra, hal itu jelas menjadi persoalan. Mengingat setiap petugas parkir yang dipekerjakan sebagai tenaga kontrak di Kabupaten Klungkung ditempatkan dengan surat keputusan (SK). ”Kepala Dishubkominfo Nengah Sukasta sudah menghadap saya. Saya belum bisa jelaskan lebih banyak, karena sedang mengikuti Lemhanas di Jakarta,” ujar Candra. Ketika dimintai konfirmasi, Kadishubkominfo Nengah Sukasta mengakui ada petugas parkir yang tidak mengantongi SK. Dia mengaku tidak hafal dengan nama petugas parkir dimaksud. ”Saat ini semuanya (SK-red) sedang diproses kok,” katanya. Berdasarkan informasi, dua petugas parkir yang diketahui bodong (tanpa SK) bertugas di RS Klungkung. Banyak yang mempertanyakan, ke mana uang hasil pungutan tersebut disetorkan. (kmb20)

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.