Wabup: Itu Tanggung Jawab Kadisdikpora

Standard

Senin, 12/09/2011 … 2 pembaca
Wabup: Itu Tanggung Jawab Kadisdikpora

Semarapura , Semarapura (Bali Post) -Wakil Bupati Klungkung Tjok. Gede Agung memandang bonus atlet yang hilang di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung beberapa bulan lalu, sulit dikembalikan dengan menganggarkan kembali dana serupa (bonus atlet – red) melalui APBD Perubahan 2011. Pasalnya, jika itu dipaksakan nantinya dipastikan sulit dipertanggungjawabkan. Terutama ketika terjadi pemeriksaan penggunaan anggaran oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Yang saya tahu, ada aturan yang mengatur berapa jumlah uang tunai yang bisa disimpan dalam brankas kantor. Kalau tidak salah maksimal Rp 10 juta,” ujar Tjok. Agung, Minggu (11/9) kemarin.
Secara logika, katanya, kehilangan uang tunai mencapai Rp 141 juta (bonus atlet Rp 103 juta dan uang persediaan Rp 38 juta – red), hal itu tentu sudah menyalahi ketentuan yang berlaku. Sehingga yang bertanggung jawab atas kehilangan itu pun seharusnya pihak yang menghilangkan. Dalam hal ini Kepala Disdikpora Klungkung.

“Sampai saat ini, selaku wakil bupati saya sama sekali belum menerima informasi soal kehilangan uang itu secara resmi. Mungkin Disdikpora hanya melaporkan ke Bupati,” sebutnya.
Wabup Tjok Agung juga mengaku tidak tahu kebijakan atau petunjuk seperti apa yang nantinya diambil Bupati Klungkung Wayan Candra untuk diberikan kepada Kadisdikpora Klungkung dalam rangka membantu mengatasi kesulitan pengembalian bonus atlet tersebut. Bupati, katanya, juga belum pernah menyinggung masalah tersebut. Apalagi, beberapa pekan terakhir ini, Bupati tampak sibuk, baik untuk kepentingan di Bali maupun di luar Bali.
Sementara itu, kebingungan dialami Kadisdikpora Klungkung Nengah Wijana. Pasalnya, para atlet berprestasi Klungkung yang seharusnya berhak atas bonus tersebut sudah menagih janji pemerintah itu. Apalagi, mereka sudah menandatangani berkas pencairan anggaran. Hanya, uangnya yang belum sampai ke tangan mereka. “Yang pasti, kami sudah melaporkan masalah kehilangan itu ke Bupati, termasuk kronologi kejadiannya. Saat ini kami masih menunggu petunjuk beliau (Bupati – red),”ungkap Kadisdikpora Nengah Wijana, belum lama ini.
Di pihak lain, saat ini KONI Klungkung kembali mengajukan anggaran untuk kepentingan mengikuti Porprov Bali X/2011 di Jembrana. Setelah mendapat anggaran Rp 2 miliar pada APBD Induk 2011, KONI mengajukan permohonan tambahan dana pada APBD Perubahan 2011 Rp 1,5 miliar. Di antaranya, dana yang dimohonkan itu direncanakan untuk pemberian bonus atlet yang berprestasi (meraih medali) di Porprov Bali kali ini. (kmb20)

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.