Anak Kadiskes Klungkung Digigit Anjing

Standard

Semarapura (Bali Post) -Beberapa bulan belakangan, anjing menjadi salah satu hewan yang menakutkan. Menyusul maraknya kasus rabies yang berujung kematian. Termasuk di Kabupaten Klungkung. Yang dijadikan sasaran gigitan pun tak pandang bulu. Terakhir, seekor anjing menggigit Agung Manik, anak Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Klungkung, dr. IGN Agung Swastika di wilayah Banjarangkan.
Kaitan dengan kasus rabies, Pemkab Klungkung pun mengalokasikan dana Rp 1,098 miliar untuk pengadaan vaksin anti rabies (VAR). Dimana, untuk pengadaannya saat ini masih dalam proses tender.
Ketika dimintai konfirmasi, Minggu (4/9) kemarin, Kadiskes Klungkung, IGN Agung Swastika membenarkan anaknya digigit anjing. Kejadiannya, Jumat (2/9) lalu. Saat itu, Agung Manik hendak turun dari mobil. Tiba-tiba seekor anjing milik tetangganya menyambar dan menggigit kakinya. Tetapi sudah ditangani dan sudah sehat. ”Bahkan sudah berangkat ke Surabaya untuk melanjutkan kuliah,” ujar dr. Swastika.
Menurut dia, kasus gigitan anjing di Kabupaten Klungkung dari pekan ke pekan mengalami penurunan. Stok VAR juga diakui aman di Klungkung. Bahkan, seminggu lalu, Klungkung menerima pasokan dari Provinsi Bali sebanyak 500 ampul VAR yang disimpan di Dinas Kesehatan. Namun demikian, di saat gigitan anjing menurun, stok VAR juga aman, Kabupaten Klungkung ternyata mengalokasikan dana yang tak sedikit untuk pengadaan VAR. Melalui DPA Diskes Klungkung tahun 2011, Pemkab Klungkung mengalokasikan dana hingga Rp 1,098 miliar untuk pengadaaan VAR. Saat ini, pengadaan VAR masih proses tender di kelompok kerja (Pokja).

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.