Daily Archives: September 14, 2011

Anak Kadiskes Klungkung Digigit Anjing

Standard

Semarapura (Bali Post) -Beberapa bulan belakangan, anjing menjadi salah satu hewan yang menakutkan. Menyusul maraknya kasus rabies yang berujung kematian. Termasuk di Kabupaten Klungkung. Yang dijadikan sasaran gigitan pun tak pandang bulu. Terakhir, seekor anjing menggigit Agung Manik, anak Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Klungkung, dr. IGN Agung Swastika di wilayah Banjarangkan.
Kaitan dengan kasus rabies, Pemkab Klungkung pun mengalokasikan dana Rp 1,098 miliar untuk pengadaan vaksin anti rabies (VAR). Dimana, untuk pengadaannya saat ini masih dalam proses tender.
Ketika dimintai konfirmasi, Minggu (4/9) kemarin, Kadiskes Klungkung, IGN Agung Swastika membenarkan anaknya digigit anjing. Kejadiannya, Jumat (2/9) lalu. Saat itu, Agung Manik hendak turun dari mobil. Tiba-tiba seekor anjing milik tetangganya menyambar dan menggigit kakinya. Tetapi sudah ditangani dan sudah sehat. ”Bahkan sudah berangkat ke Surabaya untuk melanjutkan kuliah,” ujar dr. Swastika.
Menurut dia, kasus gigitan anjing di Kabupaten Klungkung dari pekan ke pekan mengalami penurunan. Stok VAR juga diakui aman di Klungkung. Bahkan, seminggu lalu, Klungkung menerima pasokan dari Provinsi Bali sebanyak 500 ampul VAR yang disimpan di Dinas Kesehatan. Namun demikian, di saat gigitan anjing menurun, stok VAR juga aman, Kabupaten Klungkung ternyata mengalokasikan dana yang tak sedikit untuk pengadaan VAR. Melalui DPA Diskes Klungkung tahun 2011, Pemkab Klungkung mengalokasikan dana hingga Rp 1,098 miliar untuk pengadaaan VAR. Saat ini, pengadaan VAR masih proses tender di kelompok kerja (Pokja).

Advertisements

Wabup: Itu Tanggung Jawab Kadisdikpora

Standard

Senin, 12/09/2011 … 2 pembaca
Wabup: Itu Tanggung Jawab Kadisdikpora

Semarapura , Semarapura (Bali Post) -Wakil Bupati Klungkung Tjok. Gede Agung memandang bonus atlet yang hilang di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung beberapa bulan lalu, sulit dikembalikan dengan menganggarkan kembali dana serupa (bonus atlet – red) melalui APBD Perubahan 2011. Pasalnya, jika itu dipaksakan nantinya dipastikan sulit dipertanggungjawabkan. Terutama ketika terjadi pemeriksaan penggunaan anggaran oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Yang saya tahu, ada aturan yang mengatur berapa jumlah uang tunai yang bisa disimpan dalam brankas kantor. Kalau tidak salah maksimal Rp 10 juta,” ujar Tjok. Agung, Minggu (11/9) kemarin.
Secara logika, katanya, kehilangan uang tunai mencapai Rp 141 juta (bonus atlet Rp 103 juta dan uang persediaan Rp 38 juta – red), hal itu tentu sudah menyalahi ketentuan yang berlaku. Sehingga yang bertanggung jawab atas kehilangan itu pun seharusnya pihak yang menghilangkan. Dalam hal ini Kepala Disdikpora Klungkung.

Read the rest of this entry

Sekda Minta Biarkan Prosesnya Jalan Dulu

Standard

Sekda Klungkung Ketut Janapria meminta semua pihak terkait membiarkan upaya penjajakan utang sekitar Rp 1 triliun yang dilakukan Bupati Klungkung Wayan Candra ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP) berjalan terlebih dahulu. Kendati, Sekda mengakui sejauh ini belum ada gambaran pasti terkait program yang akan dijalankan dengan utang itu. Pasalnya, proses penjajakan utang masih sangat panjang dan membutuhkan analisis matang melibatkan konsultan profesional.
“Masalah utang ke PIP sempat menjadi salah satu agenda pembahasan dalam rapat staf yang dilakukan Bupati Candra, Senin (12/9),” ujar Janapria ketika dimintai konfirmasi, Selasa (13/9) kemarin.
Read the rest of this entry