Daily Archives: September 6, 2011

Pengertian Agama Menurut Budaya Tionghoa

Standard

Pengertian Agama Menurut Budaya Tionghoa
Author // Ardian Zhang

Budaya-Tionghoa.Net | Sebelum memasuki apa yang dimaksud alam kematian menurut kepercayaan Tionghoa, kita perlu mengetahui dahulu apa yang dimaksud dengan agama dalam budaya orang Tionghoa.

Pertanyaan umum, apakah orang Tionghoa memiliki agama ? Agama seperti apa ? Pertanyaan yang mungkin sering dilontarkan dan tanpa disadari akan menisbikan pengertian apa yang dimaksud dengan agama dalam khasanah budaya Tionghoa.

Agama dalam khasanah bahasa Mandarin adalah jiao 教 atau ajaran, dimana berasal dari dua kata yaitu xiao 孝 dan pu �”� . Xiao bermakna bakti, tapi Michael Saso mengartikan adalah cinta kasih orang tua dan anak . Saya sepakat dengan pengertian dari Michael Saso ini.

Pu �”�bermakna adalah pukulan atau hukuman. Secara keseluruhan makna adalah cara atau ajaran mencegah terjadinya kekacauan dalam masyarakat. Mirip dengan pengertian agama dalam bahasa Sansekerta yaitu A adalah tidak dan Gam adalah kekacauan, jadi agama adalah suatu cara mencegah kekacauan dalam masyrakat. Tentunya disini bisa kita lihat perbedaan pandangan dengan kepercayaan lain, dimana makna agama lebih mengarah kepada pengertian religi.

Richard King menuliskan : Pada abad ke-3 kita menemukan seorang penulis Kristen, Lactantius, yang secara eksplisit menolak etimologi Cicero dan kemudian menjelaskan bahwa religio berasal dari re-ligare, yang berarti mengikat kebersamaan atau berhubungan.

Sedangkan pengertian lain adalah re kembali, legere asal atau religi artinya kembali ke asal.
Perbedaan pengertian akan makna religi ini seringkali menyulitkan orang Tionghoa dalam menyikapi pandangan hidup mereka, terutama yang berdasarkan konsep filsafat, budaya dan juga kepercayaan-kepercayaannya.

Sebenarnya mungkin lebih tepat jika kita mulai belajar atau mau menerima bahwa ada pandangan tentang hal yang disebut agama dalam konteks atau pengertian yang berbeda. Seperti apa yang ditulis oleh Van Schie :

Religi ialah keseluruhan mitos, ritus dan tata hidup yang merupakan pernyataan serta pengungkapan kepercayaan manusia, dan bahwa Gaya Misterius mempengaruhi semua aspek kehidupannya.

Demikian pula pandangan tentang alam kematian yang beragam, secara umum yang dikenal luas sekarang ini hanya dua yaitu reinkarnasi atau rebirth menurut sebutan kaum Buddhist dan satunya adalah surga dan neraka. Tapi jika mau menilik teks-teks dan kitab-kitab kuno orang Tionghoa pra dinasti Han, dapat ditemukan banyak pandangan tentang alam kematian yang kurang lebih adalah berpindah alam.

Kitab Li Ji 礼记 yang merupakan salah satu kitab utama agama Ru isinya kurang lebih seperti itu. Dalam prakteknya terkadang kepercayaan dan tradisi orang Tionghoa dianggap aneh dan tidak masuk akal, sering dianggap tahayul. Padahal menurut saya definisi tahayul sendiri tidak jelas.

Yang ironis, apa yang disebut jiao教 atau agama dalam masyarakat Tionghoa jadi sering tergeser menjadi hanya ajaran kehidupan saja. Misalnya pandangan itu menimpa terhadap mereka yang menjadi penganut agama Ru �’教 atau agama Tao �”教. Padahal jika kita mau menggunakan definisi religi dari G.Van Schie, maka agama Ru dan agama Tao bisa termasuk religi.

Sebutan umum yang lain adalah zong jiao 宗教, dimana kata ini berasal dari dua kata yaitu zong 宗, berasal dari dua kata, yaitu mian 宀 dan shi 示 Read the rest of this entry

Advertisements