Menteri Dukung Ide Bangun Bali International Women Center di Klungkung

Standard

Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tertua Di Bali dan Nusa Tenggara, Universitas Mahendradatta mendapatkan kepercayaan dari 10 negara Asia Tenggara, khususnya lembaga ASEAN University Network (AUN), untuk menyelenggarakan ASEAN – Republic Of Korea International Academic Conference 2011 di Bali pada 9 – 12 Februari 2011. Konferensi ini akan diikuti oleh ratusan ilmuwan, rektor dan profesor dari universitas terbaik di ASEAN. Ini sebuah kebanggaan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara yang dihelat setiap 2 tahun sekali. Demikian terungkap dari pertemuan Dr.Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MW Suyasa III ( Rektor Univ.Mahendradatta ) dengan Linda A.Gumelar ( Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia) di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Dr.Arya Wedakarna juga menyatakan tema ASEAN Conference ini adalah Revisiting Transnationalism in East Asia: Emerging Issues, Evolving Concepts yang sangat berhubungan dengan perjuangan bangsa Indonesia terutama dalam bidang transnasionalism. ”Kami meminta dukungan Pemerintah Republik Indonesia agar melalui ASEAN Conference ini dapat semakin memperjuangkan misi bangsa, minimal menaikkan harga diri bangsa di kawasan Asia Tenggara. Isu Transnationalism ini bisa diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan SDM manusia Indonesia yang lebih baik,”demikian Dr.Arya Wedakarna yang juga Rektor Termuda di Indoensia ini. Salah satu agenda konferensi ini, bahwa dari Indonesia akan memperjuangkan berdirinya pusat kajian wanita yakni Bali International Women Center yang merupakan pusat kajian tentang kiprah perempuan Nusantara yang akan dibangun di Bali. ”Universitas Mahendradatta bekerjasama dengan The Sukarno Center akan mendirikan Bali International Women Center di Klungkung. Kita harap dengan pendirian pusat institusi ini semakin mengukuhkan keberadaan wanita dan studi gender di Indonesia melalui penelitian, kepustakaan dan perjuangan perempuan Indonesia di berbagai bidang,”ungkap Dr.Arya Wedakarna.

Linda A.Gumelar menyambut baik ide Dr.Arya Wedakarna sembari merestui keberadaan International Women Center di Bali. ”Saya dukung ide dari Universitas Mahendradatta untuk membangun pusat studi wanita bertaraf internasional. Mengingat dengan nama Bali, saya harap lembaga ini bisa menginternasional dengan segala aktivitasnya,”ungkap Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak RI ini. Dijadwalkan Menteri Linda Gumelar akan menghadiri salah satu sesi di ASEAN Academic Conference pada 9 – 12 Februari 2011. (r)

Comments are closed.