PEJABAT DISHUB DAN PU DIPERIKSA POLISI

Standard

Semarapura-Bali Tribun

masayarakat kini mulai melek hukum. buktinya ketidaknyamanan dalam berkendara akhirnya menyeret dua pejabat teras dilingkup Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perhubungan (Dishub) klungkung.senin kemarin (24/1) kemarin dua orang pejabat dari instansi terpisah iotu dipanggil pihak polres klungkung sebagai saksi adanya warga yang meninggal dunia akibat laka lantas akibat ambrolnya jembatan. kasat reskrim polres klungkung AKP Ida Bagus Putra, SH membenarkan adanya laporan masyarakat yang memperkarakan pemkab klungkung karena dinilai gagal memberikan rasa nyaman dan tentram kepada pemakai jalan, karena jembatan yang ambrol dibiarkan menganga. akibatnya terjadi laka lantas yang menyebabkan keluarganya meninggal dunia di tempat tersebut. keduanya dipanggil sebagai saksi kasus kecelakaan lalin yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia baru-baru ini di jalan raya minggir-jumpai. korban meninggal tersebut adalah nengah mudiarta (39) warga jalan puputan, semarapura klod. dia mengalami kecelakaan akibat terperosok saat mengendarai sepeda motor kamis (23/12) lalu sekitar pukul 23.30 wita.tak terima dengan kepergian korban, keluarga korban melakukan gugatan class action dengan melaporkan kasus meninggalnya keluarga mereka ke pihak aparat polres klungkung.kasat reskrim SKP Ida Bagus Putra,SH menunjuk UU Lantas nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dimana yang pengelolaan jalan raya melibatkan Dinas PU dan DISHUB. materi yang ditanyakan seputar perbaikan jalan yang rusak tersebut. soal perbaikan jalan kan perlu anggaran. tidak serta merta bisa dilakukan kedua pejabat yang dipanggilpatut diketahui, jembatan minggir menuju jumpai tersebut ambrol dan meninggalkan lubang menganga sekitar awal desember tahun 2010 lalu akibat banjir. tak hanya itu,jembatan itu juga sering dilalui truck bertonase besar, namun hingga saat ini belum juga diperbaiki. (sug)

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.