ANGKAT TANGAN KELOLA KOMPOS

Standard

semarapura- bali tribun

karena minimnya sumber daya manusia (SDM) membuat pengelola TPA sente angkat tangan mengelola bahan kompos yang menumpuk.kalaupun sudah dikelola, hasil produksinya baru sebatas diperuntukkan bagi pertanaman dan perkantoran saja. sementara untukproduksi komersial belum dapat dilakukan. dari hasil pantauan senin (24/1) kemarin, tumpukan sampah yang sudah mengering itu menggunung karena berasal dari sampah tahun 2010 yang belum juga dikelola menjadi kompos. kepala pengelola TPA sente, komang suarnaya mengakui kalau tumpukan sampah yang mengering tersebut belum bisa dijadikan kompos. alasannya dalam tumpukan sampah tersebut terdapat pecahan kaca dan keramik, maupun logam lainnya, ia menjelaskan. rata-rata sampah yang masuk ke TPA sente perharinya mencapai 105 m3. namun yang berhasil dikelola menjadi kompos hanya sekitar 3 m3 saja, jumlah ini diakui sangat minim meski tenaga yang tersedia terbilang cukup. hanya saja, mesin kompos yang ada belum mampu menggarap semuanyaketika dimintai komentarnya, anggota DPRD klungkung, komang Gede Ludra mengatakan, permasalahan TPA sente adalah permasalahan klasik. permasalahan itu sudah basi. saya engganmembicarakannya. dari dulu tidak pernah selesai dan begitu selamanya, ujarnya putus asa. ketika dimintai jalan keluar atas permasalahan kompos yang tidak bisa diproduksilagi-lagi ia enggan membicarakannya. aduh saya sudah capek bicara soal sampah itu, ujar ludra seraya ngeloyor pergi. (sug)

2 responses

  1. engelolaan sampah yang paling memiliki kelayakan secara sosial, teknik dan lingkungan, adalah pengelolaan terdekat dengan sumber timbulnya sampah dan bukan di TPA, misalnya, yang kini makin banyak berdiri Instalasi Pengelolaan Sampah Kota (IPSK). Alat mesin utama dalam suatu IPSK, sebagaimana diketahui komposisi sampah dominasi jenis organik, adalah komposter. Kini komposter memiliki katagori skala rumah tangga (individual) serta rotary kiln skala komersial dengan kapasitas mulai 3000 liter/batch/ unit/5 hari hingga kapasitas 6 m3/batch/unit/5 hari.. Berbagai tipe RK, dapat dipilih mulai model manual (RKM 1000L), menggunakan elektro motor RKE-1000L, atau dilengkapi penggerak (engine) seperti RKE 3000L maupun kapasitas besar RKE 2000L.

    • maaf sebelumnya, baru sempat baca, trima kasih atas segala masukan dan sarannya kt disini akan berusaha mencoba untuk menerapkan pengelolaan sampah dengan memakai komposter, semoga saja kalangan individual di rumah tangga mau mendukung