Catur Asrama dan Catur Purusa Artha

Standard

Catur Asrama

Catur Asrama adalah empat jenjang kehidupan manusia yang berlandaskan petunjuk kerohanian Hindu. Ajaran Catur Asrama telah memprogramkan kehidupan manusia menjadi empat fase. Dalam Setiap fase diharapkan manusia mempunyai tatanan hidup yang jelas sesuai aturan yang sudah dijelaskan

Catur Asrama terdiri dari Bahmacari, Grhastha, Wanaprastha dan Bhiksuka. Ajaran Catur Asrama ini harus dilaksanakan secara teratur yang dimulai dari masa Brahmacari yaitu masa-masa menuntut ilmu, belajar, menghilangkan kegelapan menuju kecerdasan sehingga dapat menuju ke jenjang berikutnya dengan baik. Setelah Brahmacari adalah masa Grhastha yaitu masa berumah tangga. Disini seseorang sudah mampu mandiri dan mampu membina serta menghidupi keluarga. Disini seseorang adalah mampu mandiri dan mampu membina serta menghidupi keluarga. Didalam Nitisastra disebutkan seseorang boleh memeasuki Grhasta (masa berumah tangga) setelah berumur 20 tahun. Setelah setengah umur seseorang diharapkan sudah menjalankan jenjang Wanaprastha yaitu mulai melepaskan diri dari ikatan duniawi, dan setelah menjalani Wanaprastha dilanjutkan dengan Bhiksuka yang merupakan jenjang terakhir.

Catur Purusa Artha

Catur Purusa Artha adalah empat tujuan hidup manusia utama. Catur Purusa artha ini juga disebut Catur Warga yang artinya empat tujuan hidup manusia yang terjalin erat dengan yang lainnya. Catur Purusa Artha terdiri dari :

  1. Dharma artinya: menjinjing, memangku, memelihara dan mengatur. Dalam arti luas dharma juga berarti hukum, kodrat, kewajiban, agama, kebenaran
  2. Artha artinya: tujuan, harta benda (kekayaan)
  3. Kama artinya keinginan, kasih sayang, cinta kasih, kesenangan dan kenikmatan. Kama adalah suatu kebahagiaan dan kenikmatan yang didapat melalui indria
  4. Moksa artinya bebas dari ikatan keduniawian, bebas dari hukum karma phala, bebas dari samsara/ kelahiran. Moksa adalah ketenangan dan kebahagiaan spiritual yang abadi (suka tan pawali dukha)

Ajaran Catur Asrama adalah empat jenjang kehidupan manusia yang dipolakan untuk mencapai empat tujuan hidup manusia yang disebut Catur Purusa Artha. MAsing-masing jenjang didalam Catur Asrama mempunyai tujuan hidup yang berbeda-beda. Adapun hubungan bagian-bagian Catur Asrama dengan bagian-bagian Catur Purusa Artha adalah sebagai berikut :

  1. Pada masa Brahmacari tujuan utama yang hendak dicapai adalah Dharma. Dharma merupakan dasar dan bekal mengarungi kehidupan berikutnya
  2. Pada masa Grhastha tujuan yang ditekankan adalah mendapatkan Artha dan kama yang dilandasi oleh dharma. Artha dan kama sangat diperlukan seseorang Grhastha mengingat seorang Grhastha memiliki kewajiban-kewajiban  seperti mensejahterakan keluarga, bermasayarakat, beryadnya dan sebagainya, yang semuanya itu memerlukan dana
  3. Pada masa Wanaprastha Artha dan Kama hendaknya mulai dikurangi (sedikit demi sedikit dilepas) karena yang menjadi tujuan utama disini adalah mulai mempersiapkan diri untuk berkonsentrasi dalam bidang spiritual dan mencari ketenangan batin
  4. pada masa Bhiksuka/sanyasin yang diusahakan adalah benar-benar mampu melepaskan diri dari iktanan duniawi dan kehidupannya sepenuhnya diabdikan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan jalan menyebarkan ajaran agama

About goeswid

saya orang klungkung yang selalu ingin mencoba dan mencoba untuk mengisi diri, namun tetap masih ketinggalannnnnnn

Comments are closed.